Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-10 17:56:47【Kabar Kuliner】228 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(72)
Artikel Terkait
- Menengok suasana jelang pembukaan ajang CIIE ke
- Badan Gizi Nasional evaluasi program MBG Pamekasan setelah keracunan
- Setahun Pemerintahan Prabowo
- Prabowo: Kasus keracunan MBG masih dalam batas ilmiah
- Kementerian HAM pastikan pemulihan korban ledakan di SMAN 72 Jakarta
- Tujuh negara yang rayakan Diwali, selain India
- BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan
- Pelni jamin menu makan untuk penumpang penuhi standar keamanan pangan
- Nikmati menu sederhana, Diddyrayakan ulang tahun ke
- Produk olahan rempah Indonesia dilirik pasar Timur Tengah dan Afrika
Resep Populer
Rekomendasi

Gempa bumi dangkal, magnitudo 4,4 terjadi di Tarakan Kaltara

Kementerian Kebudayaan berkolaborasi untuk memajukan kebudayaan

BGN terapkan prinsip zero defect ala pandemi untuk MBG

Tim Rescue TNGR bersihkan sampah di tebing curam Gunung Rinjani

Ahli Ekologi Hewan: NTB jadi daerah penting bagi migrasi burung dunia

Menperin: Struktur industri nasional makin solid dan kompetitif

Polda Sulteng bekali 26 personel pelatihan DVI dan keamanan pangan

BPOM latih lebih dari 100 ribu orang kuatkan keamanan pangan RI